Materi Geografi Kelas 10 Semester Ganjil Bab 1 Objek, Aspek, dan Konsep Esensial Geografi | Edukasi Borneo (2022)

EDUKASIBORNEO, PONTIANAK – Materi Geografi SMA/SMK/MA Kelas 10 SemesterGanjil dalam buku Geografi materi Bab 1 Objek, Aspek, dan Konsep Esensial Geografi.

Objek Geografi

Setiap disiplin ilmu memilki objekyang menjadi bidang kajiannya. Objek bidang ilmu tersebut berupa objek materialdan objek formal.

Objek material berkaitan dengansubstansi materi yang dikaji, sedangkan objek formal berkaitan denganpendekatan (cara pandang) yang digunakan dalam menganalisis substansi (objekmaterial) tersebut.

a) Pada objek material Antarabidang ilmu yang satu dengan bidang ilmu yang lain dapat memiliki substansiobjek yang sama atau hampir sama.

Objek material ilmu geografiberkaitan dengan bentang lahan fisik dan bentang lahan manusia. Objek materialgeografi adalah fenomena geosfer dan antroposfer.

Objek material yang berkaitandengan bentang lahan fisik atau lingkungan alam meliputi litosfer (geologi,geomorfologi dan pedologi), hidrosfer (aseanografi dan hidrologi), atmosfer(meteorologi dan klimatologi), biosfer (botani dan zoologi).

Objek material yang berkaitandengan bentang lahan budaya atau lingkunga manusia meliputi geografi sosial,geografi penduduk, geografi kota, geografi ekonomi dan lain sebagainya.

Objek Formal

Objek formal geografi berupapendekatan (cara/sudut pandang) yang digunakan dalam memahami objek material.

Dalam konteks itu geografi memilkisudut pandang spesifik yang membedakan dengan ilmu-ilmu lain:

1) Sudut pandang keruangan

Melalui sudut pandang keruangan,objek formal ditinjau dari segi nilai suatu tempat dari berbagai kepentingan.Dari hal ini kita bisa mempelajari tentang letak, jarak, keterjangkauan(aksesibilitas), dan sebagainya.

2) Sudut pandang kelingkungan

Sudut pandang ini diterapkan dengancara mempelajari suatu tempat dalam kaitannya dengan keadaan suatu tempatbeserta komponenkomponen di dalamnya dalam satu kesatuan wilayah.Komponenkomponen tersebut terdiri atas komponen abiotik dan biotik.

3) Sudut pandang kewilayahan

Pada sudut pandang ini, objekformal dipelajari kesamaan dan perbedaannya antarwilayah serta wilayah denganciri-ciri khas.

Dari sudut pandang ini kemudianmuncul pewilayahan seperti kawasan gurun, yaitu daerah-daerah yang mempunyaiciri-ciri serupa dalam komponen atmosfer.

4) Sudut pandang waktu

Objek formal dipelajari dari segiperkembangan dari periode ke periode waktu atau perkembangan dan perubahan dariwaktu ke waktu. Contoh: perkembangan wilayah dari tahun ke tahun dan kondisigaris pantai dari waktu ke waktu.

Baca Juga :Materi Geografi SMA Kelas 10 Semester Ganjil Pengetahuan Dasar Geografi

Berdasarkan cara pandang objekformal, maka muncullah enam pertanyaan pokok sebagai ciri khas geografi yangdikenal dengan istilah 5W 1H, yaitu:

a. Pertanyaan What (apa),untuk mengetahui jenis fenomena alam yang terjadi.

b. Pertanyaan When (kapan),untuk mengetahui waktu terjadinya fenomena alam.

c. Pertanyaan Where (dimana), untuk mengetahui tempat fenomena alam berlangsung.

d. Pertanyaan Why (mengapa),untuk mengetahui penyebab terjadinya fenomena alam.

e. Pertanyaan Who (siapa),untuk mengetahui subjek atau pelaku yang menyebabkan terjadinya fenomena alam.

f. Pertanyaan How(bagaimana), untuk mengetahui proses terjadinya fenomena alam.

Salah satu contoh kasus fenomenaatau gejala alam adalah gempa bumi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan JawaTengah, pada tanggal 27 Mei 2006.

Gempa bumi merupakan suatu fenomenaalam yang sangat merugikan manusia. Analisis peristiwa gempa bumi di DaerahIstimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dilakukan dengan mengajukanpertanyaanpertanyaan berikut.

a. Apa fenomena alam yang terjadi?Tsunami

b. Kapan terjadinya? 26 Desember2004.

c. Di mana terjadi gempa bumitersebut? Di Samudera Hindia tepatnya di Pantai Selatan Sumatera, sekitar 149km Meulaboh, Naggroe Aceh darussalam.

d. Mengapa terjadi peristiwa itu?Peristiwa tersebut terjadi karena adanya pergerakan lempeng tektonik antaralempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

e. Siapa atau apa yangmenyebabkannya? Adanya tumbukan antara dua lempeng tektonik.

f. Bagaimana tsunami itu dapatterjadi? Gempa yang terjadi di perairan barat Aceh, Nicobar, dan Andaman,merupakan akibat dari interaksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Gempa-gempa besar yang mempunyai magnitudo 9,0 berpusat didasar laut pada kedalaman 10 kilometer tergolong gempa dangkal itu telahmenimbulkan gelombang tsunami yang menerjang wilayah pantai di Asia Tenggaradan Asia Selatan, yang berada di sekeliling tiga pusat gempa tersebut.

Pergeseran batuan secara tiba-tiba yang menimbulkan gempa itudisertai pelentingan batuan, yang terjadi di bawah pulau dan dasar laut.

Dasar samudra yang naik di atas palung Sunda ini mengubah danmenaikkan permukaan air laut di atasnya sehingga permukaan datar air laut kearah pantai barat Sumatera ikut terpengaruh berupa penurunan muka air laut.

Proses ini juga akan menggoyang air laut hingga menimbulkangelombang laut yang disebut tsunami. Ukuran gelombang ini bisa hanya beberapapuluh sentimeter hingga puluhan meter.

Aspek Geografi Keterkaitan geografi dengan disiplin ilmu laindapat dibedakan berdasarkan aspek-aspek geografi.

Aspek geografi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu aspekfisik dan aspek sosial.

a. Aspek Fisik Aspek fisik geografi mengkaji segala fenomenageosfer yang mempengaruhi kehidupan manusia, meliputi aspek kimiawi, biologis,astronomis dan semua fenomena alam yang dapat diamati langsung. Contohnyasebagai berikut:

1) Aspek topologi

Aspek topologi adalah aspek yang berkaitan dengan bentuk mukabumi (morfologi), letak atau lokasi sutua wilayah, luas dan batas-batas wilayahyang mempunyai ciri khas tertentu.

2) Aspek abiotik Aspek abiotik adalah aspek yang berkaitandengan unsur kondisi tanah, hidrologi, iklim dari suatu wilayah

3) Aspek biotik Aspek biotik adalah aspek yang berkaitandengan unsur tumbuhan, hewan dan manusia (penduduk).

b. Aspek Non Fisik/Sosial

Aspek sosial meliputi aspek antropologis, politis, ekonomis,dan aspek yang berhubungan dengan aktivitas dan pola hidup manusia(kebudayaan).

Pada aspek sosial, manusia berperan sebagai fokus utama darikajian geografi dengan memperhatikan pola penyebaran manusia dalam ruang dankaitan perilaku manusia dengan lingkungannya. Aspek sosial terdiri dari:

a) Aspek sosial Aspek sosial adalah aspek yang berkaitandengan unsur tradisi, adatistiadat, komunitas, kelompok masyarakat danlembaga-lembaga sosial.

b) Aspek ekonomi Aspek ekonomi meliputi pertanian,perkebunan, pertambangan, industri, perdagangan, transportasi, pasar dankegiatan ekonomi lainnya.

c) Aspek budaya dan politik Aspek budaya adalah adalah aspekyang berkaitan dengan unsur pendidikan, agama, bahasa dan kesenian, sedangkanaspek politik berkaitan dengan unsur kepemerintahan yang terjadi dalamkehidupan masyarakat.

Kedua aspek dalam geografi ini menjadi dasar pembagian ilmugeografi menjadi dua cabang utama.

Menurut Hagget, cabang geografi dapat diuraikan sebagaiberikut:

1) Geografi fisik

Geografi fisik merupakan cabang geografi yang mempelajarigejala fisik di permukaan bumi. Gejala fisik itu terdiri atas tanah, air, udaradengan segala prosesnya.

Bidang kajian dalam geografi fisik adalah gejala alamiah dipermukaan bumi yang menjadi lingkungan hidup manusia, misalnya gunung, dataranrendah, sungai, dan pesisir.

Geografi fisik menjelaskan penyebaran kenampakan alam yangbervariasi serta mencari jawaban tentang pembentukan dan perubahannya darikenampakan masa lalu.

2) Geografi Sosial

Geografi sosial disebut juga geografi manusia merupakancabang geografi yang obyek kajiannya keruangan manusia.

Aspek-aspek yang dikaji dalam cabang ini termasukkependudukan, aktivitas manusia yang meliputi aktivitas ekonomi, aktivitaspolitik, aktivitas sosial dan aktivitas budayanya.

Dalam melakukan studi aspek kemanusiaan, geografi manusiaterbagi dalam cabangcabang geografi penduduk, geografi ekonomi, geografipolitik, geografi permukiman dan geografi sosial antara geografi fisik dangeografi manusia sangat berkaitan.

Lingkungan fisik membatasi dan mengatur kondisi yangberpengaruh terhadap perilaku manusia dan budaya.

Sebagai contoh, iklim tertentu cocok untuk pertumbuhan jenistanaman tertentu. Tanaman seperti padi, tumbuh subur di daerah yang banyakmenerima curah hujan.

Akan tetapi, agar manusia tetap dapat menanam padi di daerahkurang hujan, mereka melakukan modifikasi lahan dengan membuat saluranpengairan dan kadangkadang mengeksplorasi lingkungan fisik.

Penebangan hutan untuk memperluas lahan pertanian danpermukiman adalah contoh eksplorasi lingkungan fisik lainnya.

Keingintahuan tentang interaksi antara lingkungan fisik danmanusia yang kompleks menjadi alasan penting dalam mempelajari geografi.

3. Konsep Esensial Geografi

Konsep merupakan pengertian yang merujuk pada sesuatu. Konsepesensial suatu bidang ilmu merupakan pengertian-pengertian untuk mengungkapanatau menggambaran corak abstrak fenomena esensial dari obyek material bidangkajian suatu ilmu.Oleh karena itu, konsep esensial merupakan elemen yangpenting dalam memahami fenomena yang terjadi.

Baca Juga :Geografi Kelas 10 Semester Genap Jagat Raya

Dalam geografi dikenali sejumlah konsep esensial sebagaiberikut:

1) Lokasi Lokasi adalah letak atau tempat dimana fenomenageografi terjadi. Konsep lokasi dibagi menjadi dua yaitu lokasi absolut danlokasi relatif.

a. Lokasi Absolut

Lokasi absolut adalah letak atau tempat yang dilihat darigaris lintang dan garis garis bujur (garis astronomis).

Lokasi absolut keadaannya tetap dan tidak dapat berpindahletaknya karena berpedoman pada garis astronomis bumi.

Contoh: Indonesia terletak antara 6O LU sampai 11O LS dan 95OBT sampai 141O BT b. Lokasi Relatif Lokasi relatif adalah letak atau tempatyang dilihat dari daerah lain di sekitarnya.

Lokasi relatif dapat berganti-ganti sesuai dengan objek yangada di sekitarnya. Contoh: Kota Magelang terletak di sebelah Utara KotaYogyakarta.

2) Jarak

Jarak adalah ruang atau sela yang menghubungkan antara dualokasi atau dua objek dan dihitung melalui hitungan panjang maupun waktu.

Konsep Jarak memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial,ekonomi, dan politik. Konsep jarak dibagi menjadi dua, yaitu jarak mutlak danjarak relatif.

a. Jarak Mutlak

Jarak mutlak adalah ruang atau sela antara dua lokasi yangdigambarkan atau dijelaskan melalui ukuran panjang dalam satuan ukuran meter,kilometer, dan sebagainya.

Jarak mutlak merupakan jarak yang tetap dan tidak dapatberubah-ubah. Contoh: Jarak Kota Palembang ke Bandar Lampung sejauh 400 km.

b. Jarak Relatif

Jarak relatif adalah ruang atau sela antara dua lokasi yangdinyatakan dalam lamanya perjalanan atau waktu.

Contoh: Jarak tempuh Jakarta ke Surabaya selama 12 jammelalui perjalan darat. 3) Morfologi Morfologi adalah konsep yang berkaitandengan bentuk permukaan bumi secara keseluruhan misalnya dataran rendah,dataran tinggi, pegunungan, lembah, dan sebagainya.

Contoh; dieng merupakan daerah dataran tinggi di Jawa Tengah

4) Keterjangkauan

Keterjangkauan adalah jarak yang mampu dicapai denganmaksimum dari satu wilayah ke wilayah lain. Keterjangkauan tidak hanyatergantung pada jarak tetapi juga tergantung pada sarana dan prasaranapenunjang.

Contoh: harga tanah di daerah yang dekat jalan raya lebihtinggi dibandingkan harga tanah di daerah yang jaub dari jalan raya.

5) Pola

Pola adalah bentuk, struktur, dan persebaran fenomena ataukejadian di permukaan bumi baik gejala alam maupun gejala sosial. Contoh:pemukiman penduduk yang berada di sekitar aliran sungai akan mengikuti polaaliran sungai

6) Aglomerasi

Aglomerasi adalah adanya suatu fenomena yang mengelompokmenjadi satu bentuk atau struktur. Contoh: Tangerang merupakan daerah kawasanIndiustri yang dikenal dengan sebutan kota 1000 pabrik.

7) Nilai Kegunaan

Nilai kegunaan adalah konsep yang berkaitan dengan nilai gunasuatu wilayah yang dapat dikembangkan menjadi potensi yang menunjangperkembangan suatu wilayah. Contoh: Dataran aluvial dimanfaatkan untuk daerahpertanian karena tanahnya subur.

8) Interaksi/Interpendensi

Interaksi/Interpendensi adalah konsep yang menunjukkanketerkaitan dan ketergantungan satu daerah dengan daerah lain untuk salingmemenuhi kebutuhannya.

Contoh: Pasar di kota membutuhkan pasokan bahan mentahseperti sayuran dan buah-buahan dari desa.

9) Diferensiasi Area

Diferensiasi areal adalah konsep yang membandingkan duawilayah untuk menunjukkan adanya perbedaan antara satu wilayah dengan wilayahlain karena tiap-tiap wilayah memiliki karakteristik khas masing-masing.

Contoh: masyarakat di daerah pegunungan cenderung menggunakanpakaian yang tebal, bebeda dengan masyarakat yang tinggal di pesisir pantailebih sering menggunakan pakaian yang tipis.

10) Keterkaitan Ruang

Keterkaitan ruang adalah konsep yang menunjukkan tingkatketerkaitan antar wilayah dan mendorong terjadinya interaksi sebab-akibat antarwilayah.Contoh: Jakarta sering digenangi banjir akibat hujan di daerah Bogor.

You might also like

Latest Posts

Article information

Author: Velia Krajcik

Last Updated: 08/27/2022

Views: 5653

Rating: 4.3 / 5 (54 voted)

Reviews: 85% of readers found this page helpful

Author information

Name: Velia Krajcik

Birthday: 1996-07-27

Address: 520 Balistreri Mount, South Armand, OR 60528

Phone: +466880739437

Job: Future Retail Associate

Hobby: Polo, Scouting, Worldbuilding, Cosplaying, Photography, Rowing, Nordic skating

Introduction: My name is Velia Krajcik, I am a handsome, clean, lucky, gleaming, magnificent, proud, glorious person who loves writing and wants to share my knowledge and understanding with you.